SELAMAT DATANG DI MADING ONLINE SMK LABOR PEKANBARU


Kuliner Indonesia Citarasa Internasional

February 19, 2012 - 3:19 pm oleh 27 Dibaca | Tak ada komentar

Rendang Pemuncak Nasi  Goreng Peringkat Dua Makanan Lezat di Dunia

Kuliner

 Masyarakat Indonesia berbangga, karena kuliner Indonesia rendang dan nasi goreng dinobatkan  situs CNNGo.com sebagai kuliner pemuncak dan peringkat dua kuliner terlezat di dunia, sedangkan sate berada di posisi empat belas kuliner lezat di dunia. Rendang dan Nasi Goreng mampu bertengger pada posisi permuncak dan peringkat dua, dari  50 makanan terlezat di dunia (World’s 50 Most Delicious Foods). Rendang masakan asli Sumatera Barat (Sumbar) memang layak diperingkat pertama. Hal ini dikarenakan rendang menggunakan bahan dasar santan dan daging sapi, yang direbus perlahan dengan campuran bumbu serai, lengkuas, bawang putih, kunyit, jahe, dan cabai. Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering. Sedangkan, nasi goreng berada di peringkat dua karena memiliki keunikan dibandingkan nasi goreng Cina dan Thailand. Keunikan nasi goreng terdiri atas nasi, telur, dan suwiran ayam goreng.



Pascagebyar Bulan Bahasa dan Sastra 2011

November 2, 2011 - 8:34 am oleh 270 Dibaca | 2 komentar

97 peserta berpartisipasi semarakkan Gebrasta 2011
26 peserta berhasil menjadi sang juara
Semarak Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra (Gebrasta) 2011 SMK Labor, yang berlangsung selama empat hari, dari tanggal 26 s.d. 29 Oktober 2011 telah berakhir. Selama tiga hari peserta menunjukkan kebolehannya dan memberikan yang terbaik kepada penonton serta dewan juri. Dihari keempat, 29 Oktober 2011 ditutup dengan seminar tentang Sumpah Pemuda. Gebrasta 2011 diikuti 19 sekolah terdiri atas 97 peserta tingkat SLTP dan SLTA Sederajat Se-Kota Pekanbaru. Selama perlombaan peserta tampil total menunjukkan talentanya masing-masing. Dari 97 peserta yang bertanding, sebanyak 26 peserta berhasil meraih gelar juara dibidang lomba masing-masing. Adapun, perlombaan yang dilombakan untuk tingkat SLTP Sederajat yaitu lomba pidato, dan baca puisi, sedangkan perlombaan untuk tingkat SLTA Sederajat yang diperlombakan, yaitu Anugerah Bahasa Indonesia Kategori Pelajar EYD Terbaik, Duta Bahasa Indonesia, Lomba Baca Puisi, dan Lomba Pidato.

Posted in Bahasa, Inskul



Menjelang Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra 2011

October 19, 2011 - 11:40 am oleh 264 Dibaca | Tak ada komentar

Panitia keluarkan jadwal tetap pertandingan

Menjelang perhelatan Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra (Gebrasta) 2011,  panitia menggelar  rapat internal. Rapat  internal tersebut diikuti Pembina Kumbara (komunitas Bahasa dan Sastra), ketua panitia, dan panitia Gebrasta 2011. Rapat yang berlangsung di meeting room, pada hari Selasa, 18 Oktober 2011, menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya:



Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra 2011

October 3, 2011 - 9:23 am oleh 542 Dibaca | 2 komentar

Memperingati Hari Jadi Bahasa Indonesia Ke-83

Sukses melaksanakan Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra 2010, kini Komunitas Bahasa dan Sastra (Kumbara) SMK Labor Pekanbaru siap melaksanakan Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra (Gebastra) 2011. Gebastra tahun ini mengusung tema “Bangkitkan Nasionalisme dengan Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Bahasa dan Sastra Indonesia”. Berbeda dengan kegiatan tahun lalu, yang hanya melibatkan pelajar SMK Labor Pekanbaru. Gebastra 2011 melibatkan pelajar SMP dan SMK Sederajat Se-Kota Pekanbaru. Berbagai macam lomba pun digagas, seperti Anugerah Bahasa Indonesia ( SMK), Pemilihan Duta Bahasa (SMK), Lomba Pidato (SMP&SMK)), Lomba Baca Puisi (SMP&SMK), dan Gerakan Cintai Bahasa Indonesia.

Posted in Bahasa, Sastra



Refleksi 83 Tahun Bahasa Indonesia (Bag 1)

August 18, 2011 - 4:58 pm oleh 427 Dibaca | 1 komentar

Bahasa Indonesia Berkarakter

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh seseorang maupun sekelompok orang, untuk menyampaikan sesuatu baik ide, pesan, maupun gagasan. Penyampain suatu ide, pesan, maupun gagasan tidak terlepas dari seberapa tangguh karakter yang dimiliki bahasa tersebut. Karakter yang dimiliki setiap bahasa, tidaklah sama. Hal ini dapat dilihat dari ketangguhan bahasa terhadap berbagai gempuran globalisasi. Bahasa yang memiliki karakter yang tangguh akan eksis dan lolos dari gempuran globalisasi. Sebaliknya, bahasa yang memiliki kerentanan karakter akan punah dan kalah terhadap gempuran globalisasi.