Nilai Rata-Rata UN Bahasa Indonesia Anjlok

uan

Nilai rata-rata UN Bahasa Indonesia mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi merata di seluruh wilayah Indonesia. Tetapi, yang paling mencolok ada di daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

Penurunan ini rata-rata yang paling kentara terlihat dari tahun 2006 hingga sekarang. Untuk tingkat SMP, pada tahun 2006 nilai rata-rata UN Bahasa Indonesia sebesar 7,46, tahun 2007 sebesar 7,39, serta tahun 2008 sebesar 7,00. Untuk tingkat SMA jurusan Bahasa, pada tahun 2006 mencapai 7,40, tahun 2007 sebesar 7,08, dan tahun 2008 sebesar 6,56. Pada jurusan IPA, nilai UN pada tahun 2006 sebesar sebesar 7,90, tahun 2007 sebesar 7,56, dan tahun 2008 sebesar 7,60. Sedangkan untuk jurusan IPS pada tahun 2006 mencapai 7,26, tahun 2007 sebesar 6,95, serta tahun 2008 sebesar 6,95.

Menanggapi anjloknya nilai rata-rata UN Bahasa Indonesia untuk tahun 2010 ini, bapak Latif S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia SMK Labor Pekanbaru mengatakan bahwa bukan guru Bahasa Indonesia saja yang mempunyai tanggung jawab atas anjloknya nilai rata-rata UN tersebut, tetapi juga pemerintah dan masyarakat.

Pak Latif menambahkan ada beberapa fakta yang menyebabkan nilai UN Bahasa Indonesia mengalami penurunan diantaranya siswa menganggap remeh pelajaran Bahasa Indonesia serta siswa hanya dibekali pengetahuan bahasa, bukan ketrampilan bahasa.

Yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini diantaranya menghilangkan ideologi yang melekat pada siswa yaitu Bahasa Indonesia merupakan pelajaran yang mudah, dan pemerintah harus serius dalam membina dan melindungi Bahasa Indonesia, jangan janji saja.

Untuk mencegah hal yang sama terjadi, ada baiknya kita melakukan terobosan di dalam tubuh Bahasa Indonesia, yaitu melakukan pada aspek keterampilan berbahasa. Serta jangan menerima guru yang bukan keahliannya, misalnya saja guru mata pelajaran matematika mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Advertisement

Comments are closed.