Wajib Belajar 9 Tahun
Untuk mewujudkan kebijakan pendidikan gratis haruslah didukung oleh semua pihak. Harus ada pendanaan pendidikan yang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarkat itu sendiri. Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2009, kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Suyanto dialokasikan untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak sebanyak 27.130.968 siswa dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) sebanyak 9.465.836 siswa dengan alokasi anggaran sebesar Rp 16.193 Triliun.

Baca Selengkapnya »
Lomba Bulan Pendidikan 2010 yang dirancang bersempena memperingati Hari Pendidikan, 02 Mei 2010, yang lombanya dimulai dari tanggal 03 Mei-05 Juni 2010, telah diketahui siapa pemenang/sang juaranya. Hal ini berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan dewan juri dan panitia Lomba Bulan Pendidikan SMK Labor. Keputusan tersebut telah menetapkan tiga juara dalam lomba cipta puisi, tiga juara lomba tulis cerpen. Lomba bulan pendidikan yang dirancang SMK Labor yang diharapkan siswa/i tersebut terampil dalam menulis mampu meningkatkan animo siswa/i SMK Labor untuk berpartisipasi dalam lomba tersebut. Hal ini terlihat banyaknya siswa/i SMK Labor yang mengikutinya.
Ki Hajar Dewantara adalah Bapak Pendidikan Nasional. Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Hari lahirnya, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ajarannya yang terkenal ialah tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan). Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 28 April 1959 dan dimakamkan di sana. Terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia berasal dari lingkungan keluarga kraton Yogyakarta. Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, saat genap berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Semenjak saat itu, ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya.