Tag Artikel ‘Pendidikan’



Wajib Belajar 9 Tahun

July 27, 2010 - 3:51 pm No Comments

imagesUntuk mewujudkan kebijakan pendidikan gratis haruslah didukung oleh semua pihak. Harus ada pendanaan pendidikan yang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarkat itu sendiri. Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2009, kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Suyanto dialokasikan untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak sebanyak 27.130.968 siswa dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) sebanyak 9.465.836 siswa dengan alokasi anggaran sebesar Rp 16.193 Triliun.



Penetapan Pemenang Bulan Pendidikan SMK Labor

July 5, 2010 - 3:46 pm 1 Comment
  • 3 Pemenang Cipta Puisi dan 3 Pemenang Tulis Cerpen

Lomba Bulan Pendidikan 2010 yang dirancang bersempena memperingati Hari Pendidikan, 02 Mei 2010, yang lombanya dimulai dari tanggal 03 Mei-05 Juni 2010, telah diketahui siapa pemenang/sang juaranya. Hal ini berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan dewan juri dan panitia Lomba Bulan Pendidikan SMK Labor. Keputusan tersebut telah menetapkan tiga juara dalam lomba cipta puisi, tiga juara lomba tulis cerpen. Lomba bulan pendidikan yang dirancang SMK Labor yang diharapkan siswa/i tersebut terampil dalam menulis mampu meningkatkan animo siswa/i SMK Labor untuk berpartisipasi dalam lomba tersebut. Hal ini terlihat banyaknya siswa/i SMK Labor yang mengikutinya.



SMK Labor Produksi Iklan Pendidikan

June 23, 2010 - 10:06 pm 5 Comments

Siap Disiarkan di Televisi Lokal Riau

IMG0017A

Tiada henti berinovasi, itulah kata yang tepat diucapkan untuk SMK Labor Pekanbaru. Baru-baru ini, tepatnya hari Senin, SMK Labor membuat suatu kejutan berupa pembuatan sebuah iklan yang bekerja sama dengan televisi lokal di Riau. Iklan yang perdana diproduksi SMK Labor ini mengangkat tema tentang BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Pemeran dalam iklan ini melibatkan siswi-siswi yang tergabung dalam ekskul KTH (Komunitas Teater Hujan).  Iklan yang diproduksi SMK Labor Pekanbaru ini menceritakan empat orang anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi dan lima orang anak yang bersekolah, pada akhir cerita empat  orang anak yang putus sekolah berbahagia kembali akan bersekolah karena adanya dana BOS.

Tags: , , , ,   Posted in Inskul |



Razia Kedisiplinan Secara Dadakan

June 9, 2010 - 11:59 am No Comments

30 Sepatu Hasil Razia Hangus Dibakar

IMG3310A

Rabu ( 09/06/10),  pukul 08.45,  SMK Labor melakukan razia secara dadakan bagi seluruh siswa/i. Razia berdasarkan instruksi Kepsek, Bpk. Drs. Hendripides, M.Si., agar dilakukannya razia kepada seluruh siswa/i SMK Labor untuk meningkatkan kedisiplinan pada diri siswa/i.  Razia lebih difokuskan kepada atribut yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah. Razia tersebut dikoordinir oleh Ibu Zulhida Yesi, S.Pd., yang melaksanakan  piket  dan dibantu beberapa orang guru.

Dalam razia gabungan secara dadakan tersebut, setidaknya terjaring beberapa siswa/i SMK Labor yang tidak memakai atribut seperti yang ditentukan sekolah. Sedikitnya 30 pasang sepatu hasil razia yang dilakukan hangus dibakar. Selain sepatu mereka dibakar, siswa/i yang melakukan pelanggaran juga diberikan hukuman pelanggaran (KUM).



Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Kita

May 5, 2010 - 10:31 pm No Comments

ki_hajar_dewantara Ki Hajar Dewantara adalah Bapak Pendidikan Nasional. Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Hari lahirnya, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ajarannya yang terkenal ialah tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan). Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 28 April 1959 dan dimakamkan di sana. Terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia berasal dari lingkungan keluarga kraton Yogyakarta. Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, saat genap berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Semenjak saat itu, ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya.